Di Semarang, Atlet Brunei ini Merasa di Rumah Sendiri

Di Semarang, Atlet Brunei ini Merasa di Rumah Sendiri

SEMARANG – Teriakan penonton terdengar sangat keras dari pinggir lapangan atletik, Stadion Tri Lomba Juang, Sabtu (20/7/2019) sore. Mereka seolah berlomba menyemangati tim dari negara mereka masing-masing yang sedang bertanding pada ASEAN Schools Games (ASG) 2019.

Meski “perang” suporter terjadi di stadion, namun kondisi langsung mencair saat pertandingan usai. Suasana kekeluargaan pun terlihat. Para penonton yang berasal dari berbagai negara ini membaur, termasuk dengan suporter Indonesia yang kebanyakan berasal dari Kota Semarang.

Shana Holmes (17), salah satu atlet lari 800 meter dari Brunei Darussalam yan sore itu duduk di kursi penonton menyampaikan, pada ASG kali ini dia merasa seperti di rumah sendiri. Shana sudah tiga kali mengikuti ASEAN Schools Games, tetapi baru kali ini ia merasa sangat terkesan.

I’m very impressed, it feels like home here (Saya sangat terkesan, saya merasa seperti sedang di rumah,” ungkap gadis keturunan Filipina-United Kingdom tersebut.

Shana menuturkan, dia merasa nyaman selama di Semarang. Di sini ia dan atlet lainnya yang berasal dari negara ASEAN disambut dengan ramah.

Tak hanya Shana, rekan senegaranya yang juga atlet lari 400 meter Muhammad Zulkarnain juga menyampaikan rasa puasnya pada penyelenggaraan ASG 2019 di Semarang. Ia juga mengungkapkan jika cuaca di Indonesia tidak jauh beda dengan di Brunei, jadi mereka dapat segera beradaptasi dengan cuaca di tempat bertanding.

“Suasananya sangat meriah, cuacanya cerah, jadi banyak atlet yang nyaman bertanding disini” tutur pria yang akrab disapa Zulkarnain tersebut.

Dia berharapan semua atlet berada pada kondisi yang paling fit. Sehingga mereka dapat bertanding dengan baik dan optimal. (Fu/Ul, Diskominfo Jateng)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *