Tugas Adalah Kepercayaan dan Kehormatan

Tugas Adalah Kepercayaan dan Kehormatan

SEMARANG – Jumat (26/7/2019) lalu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprov Jateng. Dua staf Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) provinsi ini pun dipercaya promosi jabatan, yakni Andria Widyastuti yang menduduki jabatan Kepala Subbid Analisa Data, Informasi dan Pelaporan Kinerja Pembangunan di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah, dan Ifran Lindi Mahargya Kepala Seksi Pengembangan Sistem Informasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyaraka, Desa, Kependudukan dan Catatan Cipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah.

Namun, dua staf dari instansi lain juga dipromosikan di Diskominfo. Yaitu, Mashuri dari Biro Administrasi Barang Jasa yang sekarang menjabat Kepala Seksi Pelayanan Data dan Informasi Publik, dan Subroto Budhi Utomo dari Badan Kepegawaian Daerah yang menduduki posisi Kepala Seksi Pengamanan Persandian dan Informasi.

Dua staf Diskominfo yang promosi tersebut dilepas berbarengan dengan Apel Pagi di Halaman Kantor Diskominfo Selasa (30/7/2019). Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pelepasan pegawai Diskominfo Jateng yang memasuki masa pensiun atau purnatugas, yaitu Sudjad, Yunizar, Sri Yulita Rahayu, dan Nur Faizah.

Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum berpesan agar pegawai yang mendapatkan promosi mengedepankan tiga hal, yaitu ideologi, integritas dan kompetensi. Sebab, promosi jabatan merupakan penghargaan dari Pemprov Jateng yang mesti dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Tugas itu adalah kepercayaan, kepercayaan adalah sebuah kehormatan. Ini dijaga sebaik-baiknya dalam melaksanakan tugas. Tapi, ini juga tak lepas dari campur tangan Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga, harus tetap bersyukur dan menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya,” ungkap Riena.

Kepada pegawai yang memasuki masa pensiun, dia berpesan agar mereka tetap mengembangkan diri dengan menekuni hobi masing-masing, serta mengabdi kepada keluarga dalam bentuk apapun.

“Mudah-mudahan ke depan kita senantiasa dalam rahmat dan lindungan Tuhan dalam melaksanakan tugas dengan lebih baik, dan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisioner KPID Jawa Tengah, Asep Cuwantoro menyampaikan masa pensiun tidak untuk dimaknai sebagai akhir dari segalanya. Tibanya masa purnatugas justru merupakan sebuah peluang untuk melaksanakan kegiatan yang tidak pernah terlaksana semasa kerja.

“Jadi pensiun itu jangan dimaknai akhir segalanya. Justru inilah kesempatan untuk Bapak/ Ibu menikmati hidup sebenarnya. Karena nikmat Allah itu bukan sekadar aktivitas bekerja,” jelas Asep pada apel pagi tersebut.

Selain itu, dengan berakhirnya tugas untuk mengabdi kepada negara, merupakan suatu nikmat untuk dapat berkumpul dengan keluarga secara lebih intensif dibandingkan ketika sedang bekerja. Masa pensiun adalah waktu yang tepat untuk membayar terbatasnya waktu berkumpul bersama keluarga, karena sebagian besar waktu telah dihabiskan di lingkungan kerja.

“Kita yang bekerja itu ketemu anak saja susah sebenarnya. Lha ini peluangnya untuk bertemu dengan keluarga itu masih lebar, masih banyak. Karena nikmat dari Allah itu tidak hanya kita bekerja. Nikmat sehat, nikmat panjang umur, dan banyak sekali lainnya,” Asep menambahkan.

Sementara itu, Sudjad merasa sangat beruntung menghabiskan masa pensiunnya di lingkungan Diskominfo Jateng. Pasalnya disinilah ia berada pada lingkungan yang supportif di akhir masa jabatannya. Rasa kekeluargaan begitu erat terjalin sehingga ia merasakan kenyamanan dalam berkerja. (Hi/Ul, Diskominfo Jateng)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *