jaga kejujuran dan ketelitian

Jaga Kejujuran dan Ketelitian

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperbarui sistem e-budgeting, e–planning, dan e-controlling. Pembaruan aplikasi tersebut diharapkan makin meningkatkan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus efisiensi keuangan. Saat membuka Pelatihan Aplikasi e-Penatausahaan di Shamrock Ballroom Hotel MG Suites Semarang, Kamis (16/1), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri menekankan meski sistem
smart city bukan

“Smart City” Bukan Banyak-Banyakan Aplikasi

Semarang – Smart city(kota cerdas) tak sekadar mengandalkan penerapan teknologi informasi yang canggih, namun justru lebih mengedepankan pelayanan masyarakat yang cepat dan baik. Masyarakatnya pun diharapkan lebih smart. “Smart citybukan hanya sistemnya saja yang harus disiapkan, namun masyarakat juga harus diajak untuk smart. Kalau tidak, maka hanya akan menjadi slogan, hanya jadi seremoni,”
sembilan sasaran

Sembilan Sasaran Wujudkan “Smart Province”

Semarang – Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diminta terus meningkatkan kolaborasi untuk mencapai Jawa Tengah yang cerdas (smart province). Agar segera terwujud, sembilan sasaran harus dilakukan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri menyampaikan, sembilan sasaran awal itu antara lain pelayanan publik
juli 2018

Juli 2018, Terapkan SPSE Versi 4.2

Wonosobo – Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE) yang efisien dan efektif merupakan bagian penting dalam upaya pengelolaan keuangan negara. Melalui sistem tersebut akan lebih meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas pembelanjaan uang negara. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang e-Government Muhammad Agung Hikmati
smart province

“Smart Province” Diharapkan Jadi Perilaku

Magelang – Smart province maupun smart city diharapkan tak hanya program pemerintah. Melainkan mesti menjadi perilaku seluruh pemangku kepentingan, khususnya di Jawa Tengah. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah menyampaikan, smart province/ smart citymerupakan jawaban kondisi saat ini. Meningkatnya jumlah penduduk menuntuk pemerintah daerah dapat memaksimalkan
minimalkan

Minimalkan Kesalahan, Kustiyartini Pilih Input Data Malam Hari

Semarang – Siapa bilang memasukkan data administrasi pengelolaan hanya bisa dilakukan di kantor. Melalui Government Resources Management System(GRMS), aktivitas input data, mulai dari perencanaan kegiatan, penganggaran dan penatausahaan keuangan, maupun pengendalian kegiatan pekerjaan bisa dilakukan secara real time, di mana pun, bahkan pada hari libur. Setidaknya itu sudah dipraktikkan Kustiyartini SE MSi,