Cerdas Memaanfaatkan Media Sosial, Setiap ASN Adalah Humas Bagi Instansinya

 

“Humas di era ini bukan lagi sebagai penyambung lidah pemerintah,tetapi lebih merupakan penghubung ide dan kebijakan sehingga keberadaannya mampu membawa perubahan kepada institusi atau organisasi yang diwakilinya ke arah perbaikan”, ujar Kepala Bidang E-Goverment Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Drs. Agung Hikmati, M.Si saat membacakan pidato kunci Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus membuka acara Sinkronisasi dan Koordinasi Bidang Kehumasan Provinsi Jawa Tengah di Hotel Dafam Cilacap, Rabu(26/9).

Sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, humas merupakan palang pintu bagi hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah, sehingga perlu adanya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah agar publikasi. Bahkan, semua anggota organisasi pemerintah diharapkan dapat menjadi Humas, alias humas for non humas sebagaimana pernah disampaikan oleh Gubernur Gabjar Pranowo beberapa waktu lalu.

Para ASN diharapkan dapat dengan cerdas memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan kebijakan organisasi dengan benar kepada masyarakat.  “Caranya ketika kita memiliki akun medsos, follow lah orang-orang top yang mempunyai follower besar. Syukur-syukur di follow back oleh mereka, sehingga ketika kita menyampaikan suatu informasi maka akan terbaca oleh followernya“, jelas Agung Hikmati.

Sementara itu, Helmi Hafid, Kasubdit Tata Kelola Komunikasi Publik Dirjen IKP Kementerian Kominfo menegaskan bahwa pengelolaan komunikasi publik dan peenyebarluasan informasi sebagai tupoksi kominfo merupakan bagian dari pelaksanaan nawacita guna memenuhi hak masyarakart.

“Negara hadir di tengah masyarakat karena ada banyak informasi publik yabg tersebar di masyarakat. (Hal itu) menjadi kewajiban pemerintah untuk mengelola informasi publik dan memenuhi hak masyarakat atas informasi publik”, jelas Helmi.

Dihadiri oleh 120 orang peserta dari unsur SKPD Prov.Jateng, Bagian Humas dan Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se Jawa Tengah, kegiatan ini berlangsung selama dua hari (26-27/9) dengan menghadirkan Narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Praktisi Kehumasan dari Universitas Jenderaal Soedirman Purwokerto.