Gerakan Moral dan Mental Penting

Demak – Tanah kosong dipinggiran sungai yang terletak diperbatasan Kabupaten Demak dan Jepara mulai ramai dengan warga sekitar. Semakin malam, tenda yang berada di depan panggung terus dipadati masyarakat yang hendak menyaksikan nonton bareng.

Penampilan Gareng, Petruk dan Bagong di awal acara memberi nuansa tersendiri. Lawakan yang entheng namun sarat pesan, membuat pengunjung terpingkal. Berbagai masalah pun dibahas, mulai ajakan antinarkoba hingga imbauan agar tak terpengaruh budaya asing yang tak sesuai dengan norma-norma di negara ini.

Aja meneh awakke dhewe ngenal narkoba. Iku bisa ngerusak generasi penerus. Mulakno, gerakan moral lan mental iku penting,” kata Bagong di sela-sela acara Nonton Bareng Masyarakat dan Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) di Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jumat (6/7) malam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Sudarman SH MM menyampaikan FK metra merupakan salah satu mitra pemerintah dalam penyebarluasan infomasi. Dengan menggunakan sarana kesenian dan budaya lokal, diharapkan masyarakat lebih mengerti pesan yang disampaikan. Sekaligus nguri-uri budaya agar tak tergerus perkembangan zaman.

Nderek titip kepada rekan-rekan pelaku seni untuk ikut memublikasikan kepada masyarakat tentang program-program yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah”, imbuhnya.

Sudarman juga berpesan kepada masyarakat, jangan mudah terpengaruh berita hoaks. Saring informasi yang diperoleh sebelum di-sharing. Bijaklah dalam menggunakan media sosial.

Kades Desa Kedungmutih Suhari, senang kegiatan seperti ini diselenggarakan di desanya. Sebab, masyarakat Kedungmutih jadi mengetahui informasi yang sebenarnya, tidak salah jalan dalam mengakses informasi melalui android maupun alat-alat lainnya.

“Setelah ini masyarakat menjadi tahu bahwa informasi itu sangat penting. Namun perlu diadakan pengawasan bagi anak-anak, tidak langsung semuanya dimakan mentah-mentah”, tuturnya.

Kegiatan itu pun bisa menjadi ajang promosi tempat wisata yang terdapat di Kedungmutih, antara lain wisata mangrove, wisata air dan tahun ini rencana akan dibuka wisata kuliner. Kedungmutih pun siap sebagai desa wisata, untuk mendongkrak perekonomian warganya. (Di/Ul, Diskominfo Jateng)