Gunakan Bahasa Sederhana, Ringkas, Jelas, dan Menarik

Semarang – Dalam rangka meningkatkan kredibilitas dan akuntabilitas sebagai lembaga publik, Bank Indonesia (BI) melakukan evaluasi secara berkesinambungan atas pelaksanaan tugasnya. Salah satu bentuk evaluasi yang dilakukan melalui pelaksanaan survei kepada stakeholders, baik internal maupun eksternal, seperti yang dilakukan BI bekerja sama dengan Frontier Consulting Group di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (31/5).

Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri mengungkapkan, dalam menyampaikan informasi, BI harus independen dalam mengambil kebijakan yang sudah dikomunikasikan dengan publik. Ditambahkan, penyampaian informasi terkait kebijakan BI jangan hanya dilakukan dengan cepat, namun mesti mudah difahami masyarakat. Khususnya, penyampaian informasi melalui media sosial.

“Penyampaian dengan bahasa yang mudah dipahami akan membantu masyarakat dalam mencerna informasi. Karena ketika membaca hal yang bersifat teknis dan terlalu tinggi bahasanya, masyarakat menjadi kurang paham,” terangnya.

Dadang mencontohkan terkait sosialisasi kebijakan penggunaan e-toll. Dengan sosialisasi yang gencar dan hampir di seluruh daerah, memudahkan masyarakat di daerah dalam mendapatkan informasi. Sehingga, pemerintah daerah mudah memberikan sosialisasi kebijakan penggunaan e-toll kepada masyarakat.

Mengingat kebijakannya BI relatif intern, seperti kebijakan moneter dan fiskal, menurut Dadang perlu ada ruang yang harus didorong untuk memberikan sosialisasi dan literasi. Diskominfo pun selalu siap membantu BI pada setiap kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Seperti kegiatan literasi keuangan syariah. Ini merupakan suatu langkah inovasi, tetapi BI kurang terkenal di mata masyarakat. Masyarakat hanya tahu BI tugasnya mengeluarkan duit, padahal banyak kebijakan yang sudah dilakukan,” beber Dadang.

Pemanfaatan meme sebagai media sosialisasi, katanya, mesti dioptimalkan dalam menyampaikan program BI kepada masyarakat. Misalnya, sosialisasi upaya pengendalian inflasi daerah yang disampaikan Diskominfo melalui meme dengan bahasa sederhana, ringkas, jelas, dan desain yang menarik.

Sementara itu menurut Aris Hernowo dari Frontier Consulting Group, pada semester I tahun 2018, survei kepada stakeholders eksternal ditujukan untuk mengetahui persepsi stakeholders terhadap kebijakan dan pelaksanaan tugas BI. Survei diharapkan dapat menghimpun berbagai masukan positif untuk meningkatkan kinerja BI ke depan. (Fh/ Ul, Diskominfo Jateng)