Jateng Kembali Raih 2 Penghargaan Top IT

Jakarta – Provinsi Jawa Tengah kembali meraih dua penghargaan IT & Telco 2018, yakni penghargaan Top IT Implementation on Province Government 2018 untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan penghargaan Top Leader in IT Leadership 2018 bagi Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP.

Penghargaan yang digagas Majalah Itech bersama Asosiasi TIK dan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), diserahkan Ketua Umum Aspekti dan Asia Cyber University Rector, Prof Dr Laode M Kamaluddin MSc, kepada Gubernur Ganjar Pranowo yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah, Setyo Irawan ATD MM, di Hotel Sunan Jakarta, Kamis (6/12).

Prof Laode Kamaluddin yang juga Ketua Tim Juri menyampaikan, pentingnya sinkronisasi dan integrasi aplikasi yang dikembangkan pemerintahan pusat, dan dalam pelaksanaannya digunakan atau diinput oleh instansi di daerah. Jika aplikasi tersebut terintegrasi dengan baik, begitu data sudah ditarik ke pusat dan pemerintah daerah memerlukan data yang sama, mereka tidak perlu melakukan input data ulang.

Dia juga meminta, selain fokus pada pengembangan aplikasi dan solusi IT Telco, manajemen perusahaan dan instansi pemerintahan, juga harus membangun IT Culture, agar pemanfaatannya menjadi maksimal.

“Semahal dan sehebat apapun fitur aplikasi atau solusi bisnis yang dikembangkan, akan menjadi tidak maksimal dalam pemanfaatannya jika IT Culture tidak dibangun dengan lebih serius,” jelas Laode.

Ditambahkan, dari hasil penilaian yang dilakukan, diketahui jika pengamanan masih belum menjadi prioritas sebagian peserta. Padahal, serangan terhadap keamanan sistem IT harus diwaspadai. Aktivitas operasional jangan sampai terganggu atau bahkan berhenti, hanya karena sistem keamanan IT yang masih lemah.

Ketua Penyelenggara, sekaligus Pemimpin Redaksi majalah It Works M Lutfi Handayani MM MBA mengungkapkan kegiatan Top IT & Telco ini diikuti 200 perusahaan dan instansi terbaik yang direkomendasikan oleh para pakar IT Telco. Selanjutnya, terpilih 150 perusahaan finalis.

Ada tiga metode penilaian yang dilakukan. Pertama dengan kuesioner dan wawancara, kedua, kuesioner dan riset tentang rekomendasi user IT Telco untuk penilaian kategori business solution, dan ketiga market research di enam kota besar yaitu Jabodetabek, Surabaya, Semarang, Medan, Makasar, dan Balikpapan, mendapatkan index penilaian customer/ masyarakat terhadap produk-produk IT Telco.

Saat diwawancara Jumat (7/12), Kepala Diskominfo Jawa Tengah Dadang Somantri menyampaikan, penghargaan tersebut menjadi dorongan dan tantangan bagi Jawa Tengah untuk mengelola dan mengembangkan teknologi informasi dengan lebih baik lagi.

Menurutnya, keberhasilan dalam mengimplementasikan dan memanfaatkan sistem IT di lingkungan pemerintahan provinsi Jawa Tengah, karena dukungan dan komitmen dari Top Manajemen, yakni Gubernur Ganjar Pranowo.

“Bidang TIK ini terus mengalami perkembangan yang cepat sekali, baik aplikasi software, produk hardware, dan solusi lain berbasis IT,” beber Dadang.

Dengan berkembangnya konsep smart, imbuhnya, seperti smart city, smart province, dan konsep lain yang makin berkembang luas di era internet ini, seluruh SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menerapkan berbagai aplikasi untuk memudahkan, mempercepat, dan mengefisienkan biaya layanan kepada masyarakat.

“Jateng terus berbenah untuk memasuki era Industri 4.0,” tandasnya. (Ul, Diskominfo Jateng)