Jateng Kembali Raih Penghargaan Energi

Press Realease :

 

PEMPROV JATENG KEMBALI MERAIH PENGHARGAAN EFISIENSI ENERGI NASIONAL (PEEN) TAHUN 2017

 

Tahun 2017 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menerima Penghargaan Efisiensi Energi Nasional dari Pemerintah untuk ke-4 kalinya berturut-turut sejak tahun 2014 sebagai Juara 1 untuk Kategori Penghematan Energi di Lingkungan Pemerintah Daerah (27/9).

Pengharaan tahunan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, merupakan penyelenggaraan PEEN yang ke-6 sejak tahun 2012.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi Pemerintah terhadap upaya penghematan energi dan air baik melalui kegiatan efisiensi (konservasi) maupun pengembangan dan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (diversifikasi/penganekaragaman) yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Jawa Tengah dinilai berhasil melaksanakan gerakan penghematan energi dan air melalui beberapa kegiatan, antara lain :

Bimbingan dan penyuluhan 3 M, yaitu Mematikan lampu, Mencabut colokan listrik dari alat-alat yang menggunakan energi listrik setelah selesai dipergunakan dan Menetapkan suhu penyejuk ruangan (AC) pada suhu 240 – 260 C.

Membentuk Gugus Tugas Penghematan Energi dan Air dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota :

Pembentukan Tim Koordinasi Penghematan Energi dan Air di Provinsi Jawa Tengah.

Pembentukan Gugus Tugas Penghematan Energi dan Air di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Pembentukan Gugus Tugas Penghematan Energi dan Air di lingkungan SKPD Provinsi Jawa Tengah.

Pembentukan Gugus Tugas Penghematan Energi dan Air di lingkungan SKPD Kabupaten/Kota diseluruh Jawa Tengah.

Pembentukan Tim Koordinasi Penghematan Energi dan Air di Kab/Kota se Jawa Tengah.

Pembentukan Tim Penghematan Energi dan Air di Lingkungan Kelurahan/Desa.

Menyusun SOP dan Surat Edaran Hemat Energi & Air  di Lingkungan Setda dan SKPD.

Sosialisasi penghematan energi dan air, dialog interaktif dan iklan layanan masyarakat melalui siaran radio dan stasiun televisi lokal,  pemasangan poster dan baliho.

 

Tahun 2017 bersama-sama dengan ESP3 dari Kerajaan Denmark serta Kementerian ESDM melaksanakan program peningkatan kesadaran terkait hemat energi dan konservasi energi terhadap sektor pendidikan di Jawa Tengah.

Program tersebut dilaksanakan di 10 SLTA di Jawa Tengah yang tersebar di Kota Surakarta, Kota Magelang dan Kota Semarang yang puncaknya  diadakan lomba untuk mengetahui sejauh mana program tersebut dapat meningkatkan kesadaran para siswa sekolah terkait hemat energi.

Aplikasi PLTS Rooftop pada gedung Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dengan tujuan untuk mengurangi pemakaian listrik PLN dan meningkatkan penggunaan EBT.

Audit Energi di perkantoran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai tujuan untuk memberikan Rekomendasi bagaimana pemakaian energi yang efisiensi tetapi tidak mengganggu aktifitas.

Setiap tahun menyelenggarakan Lomba Penghematan Energi dan Air Tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dan SLTA dalam rangka menumbuhkembangkan budaya hemat energi dan air.

Surat edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 671/0012191 perihal  Evaluasi Penghematan Energi dan Air kepada seluruh Kepala OPD Prov. Jateng yang isinya antara lain penghematan energi dan air untuk bulan Januari – Juni 2017 pemakaian rata-rata OPD Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan sekitar 46% disbanding tahun 2016 (baseline), sedangkan pemakaian air mengalami penurunan 21% hal tersebut dikarenakan rata-rata menggunakan air tanah sedangkan yang dilaporkan penggunaan air dari PDAM.

Penilaian yang dilaksanakan meliputi : pengisian kuesioner, bukti pendukung yang dilampirkan dalam kuisioner, penganggaran/implementasi dalam program dan kegiatan (Konservasi dan Deversifikasi), Pembentukan Gugus Tugas, Laporan Hemat Energi dan Air semesteran kepada Kementerian ESDM dan aktifitas Dinas ESDM dalam Penghematan Energi dan Air.

Hasil implementasi pembangunan Program Konservasi dan Deversifikasi Energi di Jawa Tengah sampai dengan tahun 2016 adalah :

Jumlah PLTMH :              33 unit (845 KVA)

Jumlah PLTS Komunal :              17 unit (290,5 KWp)

Jumlah PLTS SHS :         5.247 unit (262,35 KWp)

Jumlah PLTS PJU :         1.275 unit (301 KWp)

Biogas (pengganti LPG) :              92 unit (1.840 M3)

Biomassa (pembangkit listrik kecil) :        3 unit (3 kW)

Gas Rawa (pengganti LPG) :     335 unit

Audit Energi :                16 gedung

 

(Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn