LKM/ KIM Tak Lagi Seperti Kelompencapir

Pemalang – Era digitalisasi juga mesti disikapi dengan perubahan pengelolaan Lembaga Komunikasi Masyarakat (LKM) dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Jika sebelumnya mereka terbiasa menggunakan cara tradisional seperti kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa (Kelompencapir), namun mesti beralih pula ke pola digital.

Asisten I Sekda Kabupaten Pemalang H Aiunurrofiq SH, menyampaikan kemajuan zaman yang sangat pesat, dengan teknologi informasi canggih, menuntut semua pihak menyesuaikannya. Termasuk, dalam pengelolaan LKM dan KIM.

“Hal itu tentu saja menuntut kita semua untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengakses informasi yang dikelola dan dikembangkan sesuai kebutuhannya,” bebernya, dalam Sosialisasi Peningkatan dan Pengembangan LKM kepada pengurus LKM/ KIM se-Eks Karesidenan Pekalongan, Banyumas dan Kedu, di Sasana Bhakti Praja Kabupaten Pemalang, Senin (26/2).

Rofiq berharap LKM/ KIM dapat menjadi mitra pemerintah dalan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi yang didayagunakan untuk kepentingan masyatakat perdesaan. Artinya, lembaga yang diprakarsai masyarakat tersebut dapat ikut menyampaikan informasi pembangunan di berbagai aspek kepada warganya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dra Evi Sulistyorini MM. Menurutnya, LKM/ KIM mempunyai peranan penting sebagai jembatan atau penerus informasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Keberadaan LKM/ KIM sangat diperlukan, karena kondisi sebagian masyarakat yang belum memiliki kemampuan memadai untuk menelaah muatan informasi, karena faktor sosial, ekonomi maupun budaya. Oleh karena itu, LKM/ KIM diharapkan mampu menjadi corong pemerintah di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan,” jelas Evi.

Selain menjadi agen informasi, imbuhnya, banyak hal yang dapat dilakukan LKM/ KIM. Di antaranya membantu kades/ lurah dalam memberdayakan potensi desanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memberikan literasi kepada masyarakat tentang kebijakan dan hasil-hasil pembangunan, dan sebagainya. Sehingga masyarakat mau berperan aktif dalam proses pembangunan.

Untuk itu, sinergi antara pemerintah dan LKM/ KIM mutlak diperkuat agar lembaga tersebut pun dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. Pemerintah Kabupaten/ Kota melalui Dinas Komunikasi dan Informatika masing-masing diharapkan terus mendorong LKM/ KIM agar bisa berkreasi dan berinovasi demi tercapainya informasi di masyarakat. (Di/Ul, Diskominfo Jateng)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn