Pegawai Diminta Tak Hanya Songsong Pekerjaan

Semarang – Jajaran pegawai di lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah dituntut lebih efektif dan kreatif dalam bekerja. Setiap pekerjaan yang telah dilakukan mesti dicatat dan dilaporkan.

Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri mengungkapkan upaya pencatatan setiap pekerjaan yang dilakukan jajarannya, termasuk staf, dilakukan untuk menilai efektivitas pekerjaan keseharian. Termasuk menilai apakah instansi yang dipimpinnya kekurangan personel atau tidak.

Karenanya, Dadang meminta agar para kepala seksi benar-benar menata stafnya dengan memperhatikan beban kerja. Jangan sampai ada staf yang satu hari hanya mengerjakan satu surat tanpa ada pekerjaan lain, sementara ada pula staf yang overload pekerjaan.

“Kalau setiap hari lebih banyak kosongnya, akan dinilai apakah layak atau tidak. Laporan akan direkap sesuai pekerjaan yang dilakukan. Ini akan jadi catatan kita, siapa mengerjakan apa. Bahkan bisa jadi ada yang overload. Maka dalam laporan dituliskan, mengerjakan apa, waktunya berapa lama,” sorotnya, saat menjadi inspektur Apel Pagi di Halaman Kantor Diskominfo Jateng, Senin (30/10).

Tidak sebatas pada laporan keseharian, Dadang juga meminta adanya perencanaan pekerjaan yang dilakukan selama seminggu mendatang. Perencanaan semacam itu sekaligus melatih jajarannya untuk lebih kreatif menjalankan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Jadi, tidak hanya menunggu perintah pimpinan, tidak hanya menyongsong pekerjaan, tapi apa yang akan kita lakukan seminggu ke depan,” tegas mantan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah ini.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengingatkan jajarannya untuk lebih memperhatikan waktu berangkat dan pulang kantor. Pasalnya, sejak 1 November 2017, presensi online yang terkoneksi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah akan dioptimalkan untuk indikator penentuan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), di samping laporan Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

“Lebih baik prepare, datang lebih awal. Karena terlambat berangkat lima menit saja, antreannya (di jalan raya) akan sangat panjang,” tandasnya.

Pada hari yang sama, juga dilakukan sosialisasi Implementasi Presensi PNS Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pengisian form laporan kinerja pegawai Diskominfo Jateng oleh Sekretaris Diskominfo Ratna Dewajati, di Aula Lantai IV. (Ul, Diskominfo Jateng)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn