Perkuat Komitmen, Optimalkan Keterbukaan Informasi

Salatiga – Transparansi informasi kepada publik terus dilakukan di lingkup Provinsi Jawa Tengah. Penguatan kelembagaan PPID pun semakin ditingkatkan, sehingga keterbukaan informasi publik di provinsi ini terus meningkat, termasuk, memperbaiki pengelolaan website.

Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Sekda Jateng, Drs Budi Wibowo MSi pada pembukaan sosialisasi penguatan kelembagaan PPID se-Jawa Tengah yang dilaksanakan di Salatiga, Rabu (25/4). Dijelaskan, salah satu indikator suatu informasi diminati oleh masyarakat dapat dilihat dari jumlah pengunjung pada masing-masing website.

“Oleh karena itu, tidak bosan-bosan saya mengingatkan agar website PPID dibuat dengan lebih menarik, jelas, lengkap dan up to date. Sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi,” terangnya.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap informasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya mengembangkan open data berbasis Single Data System.

“Single data system membuat data dan informasi yang disajikan lebih terjamin validitasnya dan terakomodasi secara sentralistik. Ini akan sangat bermanfaat untuk mendokumentasikan hasil-hasil pembangunan,” ungkap Budi.

Hingga saat ini, sedikitnya 20 kabupaten/ kota telah terintegrasi dengan open data Provinsi Jawa Tengah. Integrasi penting agar data dan informasi di masing-masing sektor dan wilayah dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat melalui keterbukaan informasi publik.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri. Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan tersebut bertujuan mewujudkan tata kelola PPID berbasis open data.

“Disadari bahwa pengembangan single data system yang mendukung keterbukaan informasi publik ini penting. Harapannya SKPD, BUMD dan kabupaten/kota se-Jateng dapat berkomitmen untuk bekerja sama mengoptimalkan keterbukaan informasi publik di Jawa Tengah,” pungkasnya. (De/Ul, Diskominfo Jateng)