Sembilan Sasaran Wujudkan “Smart Province”

Semarang – Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diminta terus meningkatkan kolaborasi untuk mencapai Jawa Tengah yang cerdas (smart province). Agar segera terwujud, sembilan sasaran harus dilakukan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri menyampaikan, sembilan sasaran awal itu antara lain pelayanan publik yang mudah, murah, cepat dan tuntas, lingkungan tempat tinggal yang layak, nyaman dan efisien. Kemudian hal-hal yang menyangkut sistem keamanan masyarakat, pengembangkan tata kelola hutan, sampah, limbah serta energi.

“Selain itu, juga perlunya menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan daya tarik Provinsi Jawa Tengah melalui pariwisata dan investasi,” terang Dadang saat memberikan sambutan Workshop Smart Province di Hotel Laras Asri Salatiga, Senin (25/6).

Dalam mewujudkan sembilan sasaran tersebut, imbuhnya, pemerintah daerah mesti memaksimalkan seluruh potensi sumber daya yang dimiliki, serta mampu meminimalisasi kendala yang dihadapi. Peran aktif pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan.

“Untuk itu, para pemangku kepentingan harus mempunyai solusi cerdas serta terobosan yang inovatif. Melalui terobosan yang inovatif diharapkan mampu menjawab berbagai permasalahan di Jawa Tengah,” bebernya.

Dadang berharap setiap SKPD mempunyai perencanaan terkait smart provinceyang nantinya mampu disinkronkan dengan SKPD lain. Kolaborasi yang baik antarpemangku kepentingan harus ditingkatkan.

“Yang tak kalah pentingnya menyangkut pengelolaan sumber daya manusia dan tata kelola di masing-masing SKPD agar mampu menunjang keberhasilan pengembangan smart province,” tandas Dadang.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang e-Government Diskominfo Jateng Muhammad Agung Hikmati. Menurutnya, konteks smart merujuk pada pemerintahan yang mudah, murah, dan tuntas.

Dengan demikian masyarakat bisa merasakan bahwa pemprov betul-betul bergerak menuju suatu kondisi di mana semuanya lebih efisien dan efektif,” pungkasnya. (Fh/ Ul, Diskominfo Jateng)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn