wartawan pun

Wartawan pun Mesti Bekerja dengan Penuh Cinta

Magelang – Bianglala Andriadewi tampak terharu sekaligus senang saat menerima penghargaan yang diperuntukkan almarhum ayahnya Agus Putranto (Agus Dhewa) yang diserahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (23/3/2019) malam.

Meski ayahnya sudah tiada beberapa bulan yang lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah masih menghargai dengan memberikan penghargaan sebagai Penggiat dan Penggerak Sastra.

“Senang sekali, sangat berterima kasih kepada PWI, kemudian kerja keras ayah saya mendapat bonus, seperti itu. Jadi sangat berterima kasih sekali,” ucapnya pada Peringatan Hari Pers Nasional 2019 dan HUT ke-73 PWI Tingkat Jateng, di Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (23/3/2019).

Bianglala pun berpesan kepada generasi muda untuk terus berjuang mengejar mimpinya, seperti yang diajarkan ayahnya.

“Follow your dream. Saya belajar dari papa saya, ikuti saja mimpimu apa. Mungkin berat di awal tetapi ikuti saja karena kita nggak tau apa yang akan terjadi di depan,” jelas anak sulung Agus Dhewo.

Peringatan HPN malam itu bertabur penghargaan. Sedikitnya 14 tokoh mendapat penghargaan, antara lain Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing dari Grobogan, Ketua Paguyuban BUMDes Wonosobo, dan lainnya.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud menjelaskan, penghargaan malam itu diberikan kepada tokoh yang menjadi penggerak pembangunan di bidangnya masing-masing. Dia berharap kegiatan ini mampu membangkitkan semangat wartawan untuk terus bekerja dengan sepenuh cinta.

“Insya Allah dengan wartawan bekerja penuh cinta, bangsa ini akan menuju sesuatu yang lebih baik dari yang kita rasakan saat ini,” ujarnya.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud :
Kondisi politik nasional saat ini boleh jd cerminan dr apa yg dilakukan pers nasional saat ini. Mengangkat tema “Media Bening untuk Pemilu yg Indah” PWI ingin melakukan refleksi dan introspeksi untuk menjaga independensi dan netralitas. Amir berharap acara ini menjadi momentum yg meninggalkan makna dan wartawan bisa bekerja dengan penuh cinta.

Ketua PWI Pusat, Atal Depari mengingatkan Indonesia sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi. Dia berharap agar wartawan mampu menjadi ‘wasit’ yang baik dan adil.

“Kita harus menciptakan berita itu bening, jernih, kita harus begitu,” tuturnya.

Atal pun berharap agar masyarakat tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan pada Pemilu 2019.

“Kita boleh beda pilihan, beda politik, tapi kita tetap berkeyakinan bahwa kita harus sama. Kita harus menjaga stabilitas dan keamanan bersama, dan kita hanya beda pilihan tapi sebenarnya kita tidak berbeda,” ucapnya. (Tu/Ul, Diskominfo Jateng)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *