Gelar-Informasi-Daerah

Spontanitas Kadiskominfo dan Wabup Saat Didapuk Jadi Penyiar

WONOSOBO – Bak penyiar kawakan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum bersama Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagyo, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Sosiawan dan Wakil Sekretaris Jenderal Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada.Id) Rita Triana menjajal mengudara, di stand Forum Komunikasi Lembaga Penyiaran Wonosobo dalam acara Pembukaan Gelar Informasi Daerah dan Gelar Pelayanan Publik di Gedung Adipura Kencana Wonosobo, Selasa (17/9/2019). Mereka menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi.

Spontan, Riena terlihat fasih menyapa para pendengar dan membeberkan tentang berbagai terobosan pemerintah yang menjadi program prioritas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan wakilnya Taj Yasin Maimoen. Dia pun mengajak masyarakat untuk bersama mengawal pembangunan di wilayahnya, termasuk, dalam penyampaian informasi.

Hal ini ditekankan pula dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan tersebut. Pelayanan dan informasi tak bisa dipisahkan. Pelayanan publik apapun bentuknya pasti disampaikan melalui proses pemberian informasi. Untuk itulah, Riena menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang gencar mengembangkan portal data informasi yang terpadu, agar bisa menjadi mbah google-nya Jawa Tengah. Tak hanya itu, berbagai terobosan pun dilakukan agar informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Esensi dari sebuah pelayanan adalah informasi. Oleh karena itu gelar informasi daerah dan gelar pelayanan publik tak bisa dipisahkan. Pemerintah terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan public, dengan menyampaikan informasi yang mudah diterima masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya menyampaikan informasi berbasis digital seperti web TV, mobile aplikasi dan dashboard smart city, Riena menekankan pendekatan dengan kearifan lokal pun perlu. Seperti, FK Metra yang menjadi lini terdepan pengembangan kreasi seni budaya dengan konten informasi kebijakan dan pelayanan publik.

Kemudahan informasi dan pelayanan publik pun dirasakan oleh Ahmad Sabitun (40). Saat Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo Agus Subagyo bersama rombongan singgah di stannya yaitu KIM Jaguar, dia berkisah, dulu untuk membuat KTP warga Desa Jangkrikan Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo ini harus menunggu selama enam bulan. Namun kini tak sampai sehari, KTP sudah di tangan.

Pria berbelangkon ini mengaku gembira dengan kemajuan pelayanan pembuatan KTP ini. Bahkan untuk membuat KTP, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonosobo karena ada mobil pembuatan KTP yang berkeliling desa.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan launching WEB (Wonosobo Electronic Broadcasting) TV oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo. Bupati Eko menekankan, televisi digital tersebut diluncurkan agar masyarakat bisa mendapat informasi lebih banyak, khususnya menyangkut apa yang telah dilakukan di Wonogiri. Tak hanya itu, WEB TV juga menjadi filter maraknya informasi yang meresahkan publik, termasuk hoaks.

Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo Agus Subagyo mennambahkan, dengan di-launching-nya WEB TV, dengan aplikasi mobile “Sobo Ndeso”, serta dashboard smart city, merupakan bentuk komitmen sungguh-sungguh Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk mengawal keterbukaan informasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap dengan keterbukaan informasi publik, masyarakat jadi tahu perkembangan dari daerahnya  dan tentu saja dapat bermanfaat dan menyejahterakan masyarakat,” harap Agus. (Ic/ Ul, Diskominfo Jateng)

      

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *