Optimalkan Penjualan Daring, Jateng Bakal Gelar UKM Virtual Expo
Optimalkan Penjualan Daring, Jateng Bakal Gelar UKM Virtual Expo

Optimalkan Penjualan Daring, Jateng Bakal Gelar UKM Virtual Expo

SEMARANG – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah akan menggelar pameran UKM secara virtual, pada 25-27 Oktober 2020. Ikhtiar ini dilakukan untuk mengangkat penjualan produk usaha kecil mandiri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Emma Rachmawati menyebut, keluhan pengusaha kecil adalah soal penjualan. Berdasarkan data yang ada, dari 7.059 UKM, sebanyak 3.773 UKM atau 53,45 persen mengaku kesulitan melakukan pemasaran. Hal itu karena terjadi perubahan skema jual beli saat pandemi, di mana masyarakat lebih gemar membeli secara daring, ketimbang membeli langsung.

“Keluhan UKM di masa pandemi memang seputar pemasaran. Nah untuk mengatasi hal itu kami membantu promosi dan pameran secara virtual. Kegiatan itu akan diikuti 101 UKM dari 28 kabupaten/kota,” ujarnya, saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/10/2020).

Ia menyebut, pameran UKM Virtual akan bertempat di situs ukmvirtualexpo.com. Selain itu, akan dipamerkan pula di channel milik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Melalui event tersebut, diharapkan warga lebih mengenal produk-produk UKM Jateng. Pihaknya juga menggandeng influencer seperti dr Tirta, Vlogger Anastasya Andika, dan pengusaha raegan Bayu.

“Harapannya bisa dikenal sampai nasional, bukan hanya dikalangan lokal saja,” tuturnya.

Selain pameran virtual, Dinas Koperasi dan UKM Jateng juga menggandeng layanan hantar makanan online Go Food, dengan banner Feed. Promosi itu memberikan subsidi ongkos kirim kepada konsumen, yang membeli melalui aplikasi.

“Sudah ada 104 pengusaha makanan di 14 kabupaten atau kota yang ada Gojek-nya. Tidak hanya dengan Gojek, kita juga kerjasama dengan Blibli, Tokopedia hingga Shoopee,” paparnya.

Emma menyebut, dengan berjualan daring omzet para pengusaha naik hingga 30 persen. Untuk itu, pihaknya juga menyediakan fasilitas pendampingan di UMKM Centre, di Jl Setiabudi no 192 Banyumanik Semarang. Layanan tersebut juga bisa diakses melalui nomor 081333732006.

“Saya sih berharap teman-teman mengubah perilakunya untuk mau tidak mau beralih ke digital. Jadi teman-teman harus belajar keras bagaimana masuk ke online, kalau sudah tua dan merasa tak bisa, ya bisa minta diajari oleh anaknya,” pungkasnya. (Pd/Ul, Diskominfo Jateng)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *