Uluran Tangan untuk Sumartinah yang jadi Warakawuri Akibat Pandemi

Uluran Tangan untuk Sumartinah yang jadi Warakawuri Akibat Pandemi

SEMARANG – Seorang warakawuri dari Dinas Sosial Provinsi Jateng Sumartinah, merasa terharu dengan bantuan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jateng. Bantuan tersebut amat berguna.

Suasana itu tergambar jelas dalam kegiatan Silaturahmi DWP Provinsi Jateng dengan Warakawuri dan Anak Yatim DWP Badan/Dinas/Instansi Provinsi Jateng di kantor DWP Jateng, Semarang, Kamis (21/4/2022).

Alhamdulillahi rabbil alamin, puji syukur kehadirat Allah Taala. Allah telah melimpahkan rahmatnya sehingga saya yakin ini campur tangan Allah SWT, manakala dari Dinas Sosial sendiri beberapa ibu warakawuri banyak yang sama nasibnya dengan saya. Tetapi campur tangan Allah SWT menunjuk saya secara pribadi dan anak saya (menerima bantuan dari DWP),” kata Sumartinah dengan mata berkaca.

Sumartinah memang baru saja kehilangan suami sekaligus ayah dari anaknya Muhammad Bahtiar Hasri Putra. Sang kepala rumah tangga meninggal dunia saat puncak pandemi Covid-19, Juli 2021 silam.

“Yang jelas ini campur tangan dari Allah SWT. Matur suwun sanget kepada ibu Ketua DWP, Dinas Sosial Provinsi Jateng atas atensi dan perhatian kepada saya sehingga saya berkesempatan pada hari ini mendapatkan rezeki dari Allah SWT,” ucapnya.

Bantuan yang diterimanya adalah bingkisan dan sejumlah uang tali asih. Bantuan tersebut sangat membantu dan bermanfaat bagi keluarga. Termasuk, nantinya uang yang diterima akan dimanfaatkan untuk keperluan melanjutkan pendidikan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Sangat bermanfaat (bantuannya). Apalagi anak saya, Bahtiar kelas III (SMA). Ke depannya untuk biaya kuliah dan sebagainya,” ungkap Sumartinah.

Seorang anak penerima tali asih, Muhammad Bahtiar Hasri Putra amat bahagia dengan bantuan yang diterima dari DWP Jateng. Sebab hal itu merupakan bentuk kepedulian kepada anak yatim.

Alhamdulillah atas bantuannya. Tentunya sangat bermanfaat untuk saya dan para teman-teman lainnya. Semoga bantuannya berkah,” kata siswa SMA 2 Semarang ini di lokasi kegiatan.

Bahtiar akan menggunakan tali asih tersebut untuk ditabung. Sehingga akan berguna nanti saat dibutuhkan.

Insyaallah bantuannya ditabung. Pastinya sangat senang karena ada orang yang peduli dengan anak yatim. Tentunya saya berharap yang memberi dapat ganjaran,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DWP Provinsi Jateng Endang Priyatni Urip Sihabudin mengatakan, pihaknya memberikan tali asih kepada 53 warakawuri dan 53 anak yatim berupa paket sembako dan sejumlah uang.

“Di mana itu merupakan bentuk kepedulian kami kepada mereka.  Itu setiap tahun memang dari DWP sudah mengagendakan,” ujarnya. (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)

 Save as PDF

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *