Tingkatkan Kualitas Data Sektoral, Diskominfo Gelar Bimtek Metadata

...

MAGELANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan kinerja pengelolaan data statistik sektoral agar mampu menyajikan data yang berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan Bimbingan Teknik yang diselenggarakan Rabu (28/2) di Ruang Rapat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah ViII …. libatkan 80 peserta Produsen Data dari 40 OPD Jawa Tengah. Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, Virgania dari Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang, dan Pristiana Diah Ariyantika dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Hita Kepala Bidang Statistik selaku penyelenggara menyebut, dari hasil evaluasi data statistik sektoral Tahun 2023 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Provinsi Jawa Tengah mendapatkan nilai 2,06 atau masuk dalam kategori cukup. Diharapkan, pada tahun 2024 nilai tersebut naik signifikan menjadi kategori baik.

“Hal ini menjadi tanggung jawab kita semua selaku penyelenggara Satu Data di Jawa Tengah untuk menghasilkan data statistik sektoral yang berkualitas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Diharapkan, melalui Bimtek ini Produsen Data dari setiap Perangkat Daerah mampu menyajikan metadata kegiatan, variabel dan indikator pada Portal Data Jawa Tengah yang lebih berkualitas.

Hita mengatakan, saat ini Portal Data Jawa Tengah sebagai sarana berbagi pakai data di lingkungan Provinsi Jawa Tengah terus-menerus dikembangkan. Salah satunya melalui penambahan menu metadata, yang akan diintegrasikan dengan aplikasi Indonesia Data Hub (Indah) milik BPS RI.

“Sehingga produsen data cukup satu kali saja melakukan pengisian metadata yaitu melalui Portal Data Jawa Tengah,” ujar Hita.

Hita mengingatkan, data statistik yang dihasilkan oleh produsen data harus memenuhi empat prinsip Satu Data Indonesia, yakni standar data, metadata, interoperabilitas serta kode referensi, dan atau data induk.

“Dengan diterapkannya standar data dan metadata dalam penyelenggaraan statistik sektoral, maka akan memudahkan penggunaan data, memberikan akurasi dan konsistensi data. Memperjelas makna yang ambigu, serta meminimalkan pengumpulan data yang serupa oleh banyak Instansi Pusat dan atau Instansi Daerah,” pungkasnya.

Penulis: WH/DiskominfoJtg